Rabu, 27 Agustus 2014

kumpulan puisi

Duduk termangu menunggu sang waktu yang enggan berlalu, mengundang jenuh yang datang bertamu..


Kau masih terhempas dalam jeladri nostalgia yang tak kunjung surut, entah kenapa buih kenangan selalu datang menghampiri...


Ini aku, terpuruk dalam gelapnya jurang sepi, hanya sayup-sayup rindu yang setia menghiburku...


Kau masih terhempas dalam jeladri nostalgia yang tak kunjung surut, entah mengapa buih kenangan selalu datang menghampiri...


Aku terlelap dalam buaian gundah yang merebah, di balik senyummu yang terukir oleh mawar biru milik dia yang dulu bersamamu...


Pagi kini menjelang, sayup-sayup rindu masih menggenang. Duhai ilalang, sampaikan salamku ada embun yang tenang di kala gelap mulai menghilang...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar