Sabtu, 30 Agustus 2014

Misteri Hantu Gaza

Entah apa kaitannya seorang wanita berpakaian serba warna hitam dengan konflik Israel dan Hamas Palestina di tanah Gaza. Tapi sejumlah netizen ramai membicarakannya sebagai sosok misterius. Mereka menyebutnya sebagai “hantu gaza”.
Foto-foto wanita berpakaian hitam itu menyebar dan ramai dibicarakan di media sosial, baik Twitter maupun Facebook. Sperti yang dikutip dari Liputan6.com, perempuan itu diketahui berkelana di Amerika Serikat. Asal usulnya dipertanyakan. Tapi wanita itu kabarnya kini berada di Winchester, Virginia, AS.
Seperti dimuat Al-Arabiya, Minggu (3/8/2014), ada yang meyakini perempuan itu jelmaan korban di Gaza dan menyebutnya sebagai hantu, “The #gaza strip ghost”. Pengguna lainnya, seperti @dogmaticfan, mempertanyakan, “Apakah wanita itu dari Hamas?”
Pengguna internet yang lain mempertanyakan agama seorang wanita itu, “Apakah ia seorang Muslim atau bukan, pakaian apa yang ia pakai itu?”
Saking ramainya, seseorang iseng membuat fanpage bertajuk “Where is the woman in black?”. Sudah hampir sebulan laman Facebook itu mengemuka, dan sudah mendulang 77 ribu followers.
Dalam laman Sydney Morning Herald, wanita itu disebutkan bernama Elizabeth Poles. Perempuan 54 tahun itu telah menempuh perjalanan kaki menuju rumah ayahnya di Winchester.
Dia adalah seorang janda, ditinggalkan suaminya pada 2008. Menurut sang adik, Raymond Poles, ia merupakan veteran perang Amerika Serikat. Tempat tinggal terakhirnya adalah rumah sakit Veterans Affairs hospitals.

Rabu, 27 Agustus 2014

kumpulan puisi

Duduk termangu menunggu sang waktu yang enggan berlalu, mengundang jenuh yang datang bertamu..


Kau masih terhempas dalam jeladri nostalgia yang tak kunjung surut, entah kenapa buih kenangan selalu datang menghampiri...


Ini aku, terpuruk dalam gelapnya jurang sepi, hanya sayup-sayup rindu yang setia menghiburku...


Kau masih terhempas dalam jeladri nostalgia yang tak kunjung surut, entah mengapa buih kenangan selalu datang menghampiri...


Aku terlelap dalam buaian gundah yang merebah, di balik senyummu yang terukir oleh mawar biru milik dia yang dulu bersamamu...


Pagi kini menjelang, sayup-sayup rindu masih menggenang. Duhai ilalang, sampaikan salamku ada embun yang tenang di kala gelap mulai menghilang...